Jumlah penderita diabetes melitus (DM) di Indonesia pada 2025 menurut perkiraan WHO mencapai 12 juta orang. Penambahan penderita DM ini terutama disebabkan arus urbanisasi yang tinggi di Indonesia.
Pakar Endokrinologi Prof Slamet Suyono mengungkapkan hal tersebut dalam rencana Kongres Masyarakat Endokrinologi ASEAN ke 11. Jumlah perkiraan WHO ini akan terbukti bila Indonesia tidak berbuat apa-apa ditambah lagi dengan mengalirnya penduduk desa ke kota (urbanisasi). Pola hidup masyarakat kota menyebabkan peluang seseorang terkena diabetes semakin tinggi.
DM merupakan penyakit yang paling menonjol di antara penyakit yang termasuk dalam
endokrinologi seperti kelainan kelenjar tiroid (gondok), obesitas, kelainan kelenjar hipofisis dan gangguan metabolisme kalsium/tulang. (Media Indonesia, 3 November 2001)


